
Tentang kami
Women Founders Indonesia (WFI) adalah komunitas nirlaba yang berdedikasi untuk mempromosikan peluang yang setara bagi perempuan dalam kewirausahaan, berpartisipasi mengatasi masalah yang memengaruhi perempuan, dan memberikan dukungan bagi para pemimpin perempuan yang terlibat dalam pekerjaan yang penting dan berdampak bagi pengembangan komunitas dan sosial.
Tentang Kami
Latar Belakang
Women Founders Indonesia (WFI) adalah komunitas nirlaba yang berdedikasi untuk mempromosikan peluang yang setara bagi perempuan dalam kewirausahaan, berpartisipasi mengatasi masalah yang memengaruhi perempuan, dan memberikan dukungan bagi para pemimpin perempuan yang terlibat dalam pekerjaan yang penting dan berdampak bagi pengembangan komunitas dan sosial.


Victoria Tahir
Founder & Chief Advisor WFI
Victoria Tahir merupakan seorang pengusaha perempuan sekaligus publisher majalah ELLE Indonesia. Ia memiliki inisiatif untuk mendorong terciptanya komunitas dan membangun ekosistem kewirausahaan dengan iklim kondusif. Gagasan tersebut lahir dengan tujuan menciptakan perubahan dan dampak positif lewat cara-cara yang memberdayakan kaum perempuan.

Karina Britalia
Community Development Officer WFI
Karina Britalia mengawali karier sebagai seorang jurnalis sebelum terjun ke dunia retail mode dan berkarier di sejumlah brand kenamaan internasional. Memiliki ketertarikan pada isu-isu perempuan, lulusan Fashion Marketing dari Raffles Design Institute Singapore dan Chinese Literature dari Binus University ini menyalurkan passion tersebut dengan bergabung di Women Founders Indonesia sebagai Community Development Officer.
Dampak
-300x300.jpg&w=3840&q=90)
WFI Equality Space Vol 1 : Craftmanship di Industri Kreatif Indonesia
Merupakan salah satu program WFI untuk memberikan ruang kepada para pebisnis perempuan untuk dapat berbagi inspirasi, pengalaman, diskusi, dan memperluas jaringan antar sesama wirausaha dan pemimpin perempuan. Diskusi berdurasi 60 menit yang dapat membawa perubahan bagi setiap pesertanya.
-1-300x300.jpg&w=3840&q=90)
WFI Equality Space Vol. 2 in Bali: WFI Equality x Women On The Move by Bloomberg Technoz.
Merupakan program lanjutan dari WFI Equality Space untuk memberikan ruang kepada para pebisnis perempuan untuk dapat berbagi inspirasi, pengalaman, diskusi, dan memperluas jaringan antar sesama wirausaha dan pemimpin perempuan. Pada Volume ke 2 ini, Women Founders Indonesia berkolaborasi dengan Bloomberg Technoz mengadakan sebuah konferensi di Bali. Rangkaian acara dimulai dari diskusi, olah raga, kegiatan amal menjadi agenda pada program khusus untuk perempuan ini.
-300x300.jpg&w=3840&q=90)
WFI Equality Space Vol. 3 berkolaborasi dengan Cita Tenun Indonesia & Indonesia Design Week 2024
Merupakan salah satu program WFI untuk memberikan ruang kepada para pebisnis perempuan untuk dapat berbagi inspirasi, pengalaman, diskusi, dan memperluas jaringan antar sesama wirausaha dan pemimpin perempuan. Diskusi berdurasi 60 menit yang dapat membawa perubahan bagi setiap pesertanya.
Program & Berita
Menginspirasi dari Tanah Parahyangan, Kisah Perempuan Pengusaha Bandung
Sore di Plataran Bandung beranjak pelan menuju senja ketika perempuan-perempuan dari berbagai sudut kota memasuki ruang berkumpul WFI Equality Space. Di bawah naungan pepohonan Diponegoro yang teduh, pertemuan ini terasa seperti pulang ke rumah: hangat, berpihak, dan penuh kemungkinan. Untuk pertama kalinya, Women Founders Indonesia hadir di Bandung, kota yang sejak lama memelihara denyut kreativitas, merawat jiwa warganya, dan menjadi ladang tumbuhnya banyak pengusaha perempuan dengan karakter yang khas: lembut namun teguh, santun namun berani mengambil ruang.
Perjuangan Perempuan untuk Terus Maju dan Berkembang di Women on the Move 2025
Women on the Move 2025 kembali hadir pada 26–28 September 2025. Acara tahunan yang diprakarsai oleh Bloomberg Technoz ini telah berjalan sejak 2023 dan menjadi ruang perjumpaan bagi perempuan untuk saling menguatkan, berbagi cerita, dan tumbuh bersama
Diskusi WFI

Podcast Suara Perempuan : Cerita dari Tobatenun untuk Indonesia bersama Kerri Na Basaria Panjaitan.
Dalam episode Suara Perempuan kali ini, kami berbincang bersama Kerri Na Basaria Panjaitan, CEO & Founder Tobatenun, tentang perjalanan membangun bisnis berbasis warisan budaya Indonesia. Kerri berbagi kisah bagaimana tenun tradisional tidak hanya dijaga sebagai identitas budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberdayakan para perajin perempuan dan komunitas lokal. Melalui percakapan yang mendalam, Kerri mengungkap tantangan, nilai, dan visi dalam memimpin bisnis yang berakar pada budaya, keberlanjutan, dan dampak sosial. Episode ini menghadirkan perspektif inspiratif tentang kepemimpinan perempuan, inovasi berbasis nilai, serta bagaimana akar budaya dapat menjadi fondasi bisnis yang berdaya saing dan bermakna.

Podcast Suara Perempuan: Kisah Marthella Sirait & KONEKIN Dalam Membangun Ekosistem Inklusif
Dalam episode Podcast Suara Perempuan kali ini, Women Founders Indonesia berbincang dengan Marthella Sirait, CEO dan Founder KONEKIN, sebuah organisasi yang mendorong ekosistem kerja inklusif bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Melalui percakapan yang jujur dan penuh makna, Marthella membagikan perjalanan personal yang menginspirasinya mendirikan KONEKIN, tantangan yang ia hadapi sebagai perempuan pendiri di sektor sosial, dan bagaimana ia membangun kepemimpinan yang berakar pada empati, integritas, dan nilai-nilai perempuan Indonesia.

Perempuan Bercerita : Inovasi, Kepemimpinan, dan Perjalanan Dewi Makes Bersama Plataran Indonesia
Dalam episode Perempuan Bercerita kali ini, kami mengangkat kisah inspiratif dari Dewi Makes, sosok perempuan di balik kesuksesan Plataran Indonesia—brand hospitality lokal yang telah mendunia. Melalui percakapan hangat ini, Ibu Dewi membagikan perjalanan awalnya membangun bisnis di industri F&B dan pariwisata, tantangan yang dihadapi sebagai pemimpin perempuan, hingga komitmennya dalam membawa dampak sosial bagi komunitas dan pemberdayaan perempuan. Simak pandangan beliau tentang pentingnya inovasi, menjaga keseimbangan hidup, dan harapan terhadap masa depan kepemimpinan perempuan di Indonesia.


